Tindak Tutur Ilokusi Dalam Cerpen Ṭabliyyatun Minas-Samā’i Karya Yusuf Idris Kajian Pragmatik
DOI:
https://doi.org/10.60155/jbs.v13i1.691Keywords:
Tindak Tutur, Ilokusi, Pragmatik, yusuf idris, cerpenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam cerpen Ṭabliyyatun Minas-samā’i karya Yusuf Idris melalui pendekatan pragmatik. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami bahasa tokoh sebagai representasi tindakan sosial dan psikologis dalam karya sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain studi pustaka. Data berupa tuturan para tokoh dalam cerpen yang mengandung tindak tutur ilokusi dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teori tindak tutur Searle yang mencakup lima kategori: asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 43 data tindak tutur ilokusi, terdiri atas 8 tindak tutur asertif, 16 direktif, 15 ekspresif, dan 4 komisif, sedangkan bentuk deklaratif tidak ditemukan. Temuan ini menunjukkan dominasi tindak tutur direktif dan ekspresif yang menegaskan peran bahasa sebagai sarana ekspresi emosi, kekuasaan, dan relasi sosial antar tokoh. Kesimpulannya, tindak tutur ilokusi dalam cerpen ini berfungsi tidak hanya untuk membangun karakter dan konflik, tetapi juga untuk merefleksikan kritik sosial dan nilai kemanusiaan yang menjadi ciri khas karya Yusuf Idris.



