Optimalisasi Sex Education Generasi Alpha melalui Pemberdayaan Posyandu untuk Pencegahan Kekerasan Seksual anak
DOI:
https://doi.org/10.60155/mentari.v6i1.809Kata Kunci:
Sex Education, Generasi Alpha, PosyanduAbstrak
Perkembangan pesat teknologi digital pada Generasi Alpha membawa dampak pada kemudahan akses informasi sekaligus meningkatkan risiko paparan konten yang tidak sesuai, termasuk terkait pemahaman seksualitas anak usia dini. Minimnya literasi orang tua serta anggapan bahwa sex education merupakan topik tabu menyebabkan anak rentan terhadap kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran Posyandu sebagai media edukasi sex education berbasis keluarga dalam upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Program melalui sosialisasi interaktif kepada orang tua di Posyandu Pucangan, Kartasura, dengan tahapan pretest, penyampaian materi, diskusi, dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kesadaran orang tua terkait konsep body safety, batasan sentuhan, serta pentingnya komunikasi terbuka dengan anak. Selain itu, terjadi perubahan persepsi dari anggapan tabu menjadi kebutuhan edukatif yang esensial dalam perlindungan anak. Dengan demikian, optimalisasi Posyandu sebagai pusat edukasi sex education dapat menjadi strategi preventif yang efektif dalam menekan risiko kekerasan seksual pada anak sejak dini.

