Mengungkap Krisis Ekologi dalam Jejak Balak Karya Ayu Werilang: Kajian Ekokritik Garrard

Penulis

  • Iswan Afandi Universitas Timor
  • Juanda Juanda Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.60155/jbs.v13i2.791

Kata Kunci:

Ekokritik, Eksploitasi Alam, Deforestasi, Masyarakat Adat, Jejak Balak

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak eksploitasi alam dalam novel Jejak Balak karya Ayu Werilang melalui perspektif teori ekokritik Greg Garrard. Latar belakang penelitian ini berfokus pada isu-isu lingkungan yang diakibatkan oleh industri kelapa sawit di Sumatra, seperti deforestasi, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati, yang memberikan dampak signifikan pada ekosistem dan kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana novel ini menggambarkan hubungan antara manusia dan alam, serta dampak ekologis akibat eksploitasi lingkungan. Menggunakan teori ekokritik Garrard yang mencakup enam konsep utama: polusi, hutan/alam liar, bencana, pemukiman, binatang, dan bumi, penelitian ini menerapkan metode analisis kualitatif dengan pendekatan baca dan catat terhadap teks novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini menggambarkan secara mendalam ketegangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian alam, serta menunjukkan bagaimana krisis ekologis, seperti deforestasi dan perubahan iklim, mempengaruhi kehidupan sosial dan budaya masyarakat adat. Penelitian ini juga mengungkapkan peran penting masyarakat adat dalam menjaga kelestarian hutan dan ekosistem. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan baru dalam kajian ekokritik sastra Indonesia, khususnya dalam konteks dampak sosial dan ekologis dari eksploitasi alam.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Iswan Afandi, Universitas Timor

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-27

Terbitan

Bagian

Articles