Digital Storytelling in English Language Teaching (ELT) Engaging Learners Through Multimedia Narratives
DOI:
https://doi.org/10.60155/salience.v5i2.679Kata Kunci:
Penceritaan Digital, Pengajaran Bahasa Inggris, Multimedia NaratifAbstrak
Penelitian ini menjelaskan penceritaan digital dalam ELT dalam melibatkan pelajar melalui narasi multimedia. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Analisis menunjukkan bahwa penceritaan adalah metode tradisional untuk menyampaikan pengalaman, ide, dan emosi melalui kata-kata, gambar, dan suara. Ini melibatkan penceritaan cerita yang berbagi pengalaman pribadi dan memfasilitasi hubungan emosional antar individu. Dalam pendidikan, penceritaan memperkaya pembelajaran dengan menyajikan narasi yang hidup yang menyampaikan nilai-nilai, moral, dan pengetahuan secara efektif. Dalam ELT khususnya, penceritaan membantu dalam memahami struktur bahasa, meningkatkan keterampilan berbicara, dan memperdalam pemahaman budaya bahasa target. Penceritaan digital dalam ELT mencakup berbagai aplikasi yang meningkatkan pembelajaran bahasa melalui narasi multimedia. Siswa terlibat dalam proyek narasi pribadi, ulasan buku dalam format video, dan penceritaan sejarah atau budaya untuk mengembangkan kemahiran bahasa Inggris dan berpikir kritis. Mereka menggunakan papan cerita digital untuk menyusun narasi, aplikasi interaktif untuk penceritaan kreatif, dan berkolaborasi dalam proyek digital untuk mendorong kerja sama tim. Kompetisi dan aplikasi realitas tertambah (AR) semakin memotivasi siswa, meningkatkan keterampilan berbahasa, kesadaran budaya, dan literasi digital dalam lingkungan pendidikan yang dinamis. Penceritaan digital dalam ELT bergantung pada berbagai platform, perangkat, dan sumber daya untuk menciptakan dan berinteraksi dengan narasi multimedia. Penceritaan digital mengintegrasikan gambar, video, dan audio untuk memperdalam refleksi dan mengartikulasikan konten pribadi atau akademis secara kreatif. Pendidik mengakses materi yang dikurasi dari berbagai sumber seperti Teaching English dari British Council dan TESOL International, sementara aplikasi pendidikan dan YouTube menawarkan templat dan contoh bagi pembelajar bahasa. Selain itu, jurnal profesional, webinar, dan jaringan guru memberikan dukungan lebih lanjut, yang mendorong implementasi penceritaan digital yang efektif untuk meningkatkan pembelajaran dan kolaborasi di kelas ELT.



