MENGULIK KEINDAHAN CITRAAN DALAM KUMPULAN PUISI MANUSIA ISTANA KARYA RADHAR PANCA DAHANA
Keywords:
Citraan, Stilistika, Kumpulan Puisi Manusia IstanaAbstract
Citraan begitu penting dalam sebuah karya sastra. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mendeskripsikan citra penglihatan, citra pendengaran, citra gerak, citra rabaan dan citra
penciuman. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori stilistika. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif khususnya kajian pustaka.
Adapun teknik kajiannya meliputi: (i) identifikasi data, (ii) reduksi data, (iii) klasifikasi data
sesuai rumusan masalah, dan (iv) analisis data secara induktif. Hasil penelitian yang ditemukan
meliputi: (i) citra penglihatan dimanfaatkan untuk menggambarkan hingar bingar perpolitikan
di Indonesia yang penuh tipu daya, membantu pengkarakteran “aku liris”, melukiskan sitiuasi
dan kondisi, menggambarkan situasi yang paradoks, dan menggambarkan keadaan “aku liris”,
(ii) citra pendengaran dimanfaatkan untuk melukiskan emosi “aku liris”, menggambarkan
situasi, serta melukiskan suasana, (iii) citra gerak dimanfaatkan untuk menggambarkan
kemuakkan “aku liris”, dan melukiskan sesuatu, (iv) citra rabaan dimanfaatkan untuk
menggambarkan apa yang dirasakan oleh “aku liris”, dan (v) citra penciuman dimanfaatkan
untuk menggiring “aku liris” ke nuansa tertentu dan menghidupkan suasana.



