Sastra Lisan dalam Cerita Rakyat Sapta Tirta di Kabupaten Karanganyar (Pendekatan Fungsional)

Penulis

  • Herni Nanda Sedyaningsih Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.60155/dwk.v3i1.295

Kata Kunci:

Sastra Lisan; Sapta Tirta; Pendekatan Fungsional

Abstrak

Sastra lisan adalah jenis karya sastra yang diakui oleh masyarakat serta disebarkan secara lisan menggunakan bahasa daerah masing-masing. Salah satu contohnya yaitu cerita rakyat Sapta Tirta di Kabupaten Karanganyar yang akan dijadikan objek pada penelitian ini. Penelitian ini berfokus untuk mengkaji fungsi sastra lisan cerita rakyat Sapta Tirta di Kabupaten Karanganyar dengan pendekatan fungsional menurut David Kaplan dan Albert Manners. Tujuan penelitian ini adalah menjadikan masyarakat paham akan manfaat atau kegunaan budaya-budaya yang ada dalam cerita rakyat Sapta Tirta melalui fungsi sastra lisan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan analisis dokumen. Hasil penelitian menujukkan bahwa cerita rakyat Sapta Tirta di Kabupaten Karanganyar memiliki fungsi sastra lisan dari pendekatan fungsional menurut David Kaplan dan Albert Manners. Fungsi-fungsi tersebut yaitu fungsi sosial, fungsi religius, fungsi budaya, dan fungsi kelestarian alam. Selain itu, melalui penelitian ini bisa mengetahui sejarah, budaya, serta bagian penting dari Sapta Tirta.  

Unduhan

Diterbitkan

2023-08-29

Cara Mengutip

Nanda Sedyaningsih, H. (2023). Sastra Lisan dalam Cerita Rakyat Sapta Tirta di Kabupaten Karanganyar (Pendekatan Fungsional). DIWANGKARA: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya Jawa, 3(1). https://doi.org/10.60155/dwk.v3i1.295

Terbitan

Bagian

Articles