Konflik Sosial dalam Film Kembang Api Karya Herwin Novianto: Kajian Sosiologi Sastra
DOI:
https://doi.org/10.60155/leksis.v6i1.811Kata Kunci:
Konflik Sosial, Sosiologi Sastra, Film Kembang ApiAbstrak
Artikel ini mengkaji representasi konflik sosial dalam film Kembang Api dengan pendekatan sosiologi sastra berdasarkan teori konflik Lewis A. Coser. Fokus penelitian meliputi tiga aspek: (1) konflik realistis yang muncul dari kepentingan nyata atau materail, (2) konflik non-realistis yang bersumber pada emosi atau kebutuhan psikologis, serta (3) fungsi positif konflik dalam memperkuat interaksi dan solidaritas kelompok. Penelitian ini menggunakan desain content analysis dengan teknik pengumpulan data dokumentasi dan analisis data menggunakan model interaktif Miles-Huberman. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) wujud konflik realistis dalam bentuk konflik ekonomi yang dialami oleh tokoh Fahmi karena kesulitan dan tekanan ekonomi, dan konflik pekerjaan yang dialami oleh tokoh Raga karena tuntutan profesionalitas; (2) konflik non realistis dalam bentuk konflik psikologis yang dialami oleh tokoh Anggun karena korban bullying dan tokoh Sukma karena trauma kehilangan; (3) wujud fungsi positif konflik sosial berupa meningkatkan interaksi dan meningkatkan solidaritas antar individu maupun kelompok.

