Analisis Kritik Ekspresif pada Puisi Tak Pernah Kembali Karya W.S. Rendra

Penulis

  • Esniveni Julita Sinaga Universitas HKBP Nommensen Medan

DOI:

https://doi.org/10.60155/leksis.v6i1.756

Kata Kunci:

Kritik Ekspresif, Makna, Puisi Tak Pernah Kembali

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi “Tak Pernah Kembali” karya W.S. Rendra menggunakan pendekatan kritik ekspresif. Pendekatan ini memandang karya sastra sebagai cerminan ekspresi batin, emosi, dan pengalaman pribadi pengarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan pembacaan intensif terhadap teks puisi. Data dianalisis dengan menelaah unsur-unsur puisi, seperti diksi, citraan, dan nada, yang merepresentasikan kondisi emosional dan pengalaman batin pengarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi “Tak Pernah Kembali” merupakan ungkapan kesedihan dan kehilangan yang mendalam, yang mencerminkan pergulatan batin serta pengalaman personal W.S. Rendra dalam menghadapi perpisahan yang bersifat final. Melalui bahasa yang sederhana namun sarat makna emosional, Rendra berhasil mentransformasikan pengalaman pribadinya menjadi refleksi universal tentang kefanaan hidup. Dengan demikian, kritik ekspresif memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap makna puisi dengan menempatkan ekspresi pengarang sebagai pusat analisis.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

27-04-2026

Cara Mengutip

Sinaga, E. J. (2026). Analisis Kritik Ekspresif pada Puisi Tak Pernah Kembali Karya W.S. Rendra. LEKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(1). https://doi.org/10.60155/leksis.v6i1.756

Terbitan

Bagian

Articles